sekeping rindu

rindu…

satu kata,namun syarat akan makna.

saat “ia” datang menghampiri, “ia” tak pernah memandang bulu.entah itu si kaya atau si miskin.si ganteng atau si buruk rupa.si cantik atau si jelek.

mungkin perasaan itulah yang mungkin menghampiriku saat ini…

rindu akan suaranya

rindu akan nasehatnya

rindu akan tegurannya

dan…..

rindu akan segala hal tentangnya…

tapi ternyata

 

rindu itu tak gratis…

harus di bayar dengan perjuangan untuk menebusnya.

tapi rasanya terlalu berat untuk melakukannya, karena jarak yang terlampau jauh tuk ku lalui…

ku hanya menitipkan sekeping rindu itu melalui angin semilir,yang menerpa wajahku.

dan ku harap angin itu mampu menghapus air mata di pipiku yang haus akan kenangan tentangmu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s